Home / berita umum / Wanita di Banten Ini Terpaksa Ditandu Pakai Sarung Saat Hendak ke Rumah Sakit

Wanita di Banten Ini Terpaksa Ditandu Pakai Sarung Saat Hendak ke Rumah Sakit

Wanita di Banten Ini Terpaksa Ditandu Pakai Sarung Saat Hendak ke Rumah Sakit – Wati (37) sangat terpaksa ditandu gunakan sarung waktu akan dibawa ke rumah sakit. Akses jalan yang rusak serta berlumpur di Pandeglang, Banten, ini menyusahkan evakuasi Wati yang menanggung derita sakit usus buntu ini.

Wati ditandu beberapa masyarakat pada Minggu 10 Februari 2019. Ia digotong sejauh satu km. ke desa tetangga. Jalan yang dilewati masyarakat itu pun belum pernah diaspal atau dibeton.

“Sebab ingin dibawa (ke rumah sakit), jalan tidak dapat masuk mobil. Pada akhirnya cocok ingin ke arah mobil ditandu gunakan sarung,” kata Hata Suhata (34) masyarakat ditempat, Pandeglang, Banten, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, dari 30 km. jalan punya kabupaten, cuma 6 km. yang telah tersentuh pembangunan. Bekasnya, jalan masih tetap berupa lumpur serta batu. Waktu musim hujan, mobil kesusahan masuk ke daerahnya.

Untungnya, waktu ditandu masyarakat cuma berjalan satu km.. Bila curah hujan kronis serta jalan makin berlumpur, mereka tuturnya dapat jalan belasan km..

“Jika hujan sampai puncak, dapat jalan belasan km.. Jalan memang seperti bubur, dari rumah pasien benar-benar seperti bubur, mobil saja tidak dapat masuk,” tuturnya.

Menurut dia, evakuasi masyarakat sakit memakai tandu di Cibitung pun seringkali berlangsung. Daerah ini memang terisolasi karena infrastuktur jalan yang rusak. Maka bila ada pasien atau masyarakat kesusahan jadi mereka manfaatkan sarung serta kayu menjadi tandu darurat.

“Peristiwa seperti barusan seringkali. Kejadian penduduk digotong sarung hampir wajar di Cibitung jika musim hujan sebab jalannya buruk,” tegasnya.

About admin