Home / berita umum / TKD DIY Targetkan 70 Persen Suara: Sasar Swing Voters, Jokowi Dididik Di Yogya, Hingga Upaya Tangkal Hoak

TKD DIY Targetkan 70 Persen Suara: Sasar Swing Voters, Jokowi Dididik Di Yogya, Hingga Upaya Tangkal Hoak

TKD DIY Targetkan 70 Persen Suara: Sasar Swing Voters, Jokowi Dididik Di Yogya, Hingga Upaya Tangkal Hoak – Dua team calon presiden saat ini beradu meraih kemenangan hati warga Yogyakarta buat Pemilu pada 17 April 2019 akan datang, yaitu team Joko Widodo (Jokowi) -Ma’ruf Amin serta team Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dua calon presiden ini menyambangi Yogyakarta serta berorasi politik di GOR Kridosono. Jokowi hadir ke Yogyakarta pada 23 Maret 2019 lantas dengan tindakan deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia. Ia hadir ke GOR Kridosono dengan mengendarai sepda onthel. Pesan dalam orasi politiknya yaitu biar semua pihak memerangi hoax. Sesaat kampanye Prabowo dalam tempat yg sama pada 8 April 2019 adalah kampanye yg bergairah. Prabowo berpidato mengenai tentara serta polisi yg masihlah aktif biar netral. Laganya menggebrak meja tribune kala berpidato juga berubah menjadi viral serta diterima dengan semangat oleh pendukungnya. Bagaimana peta kebolehan dua calon itu di DIY? Apa beberapa faktor pahlawan kemenangan mereka di daerah ini?

TKD DIY targetkan 70 % nada : sasar swing voters, Jokowi dididik di Yogya, sampai usaha tangkal hoax Team Kampanye Daerah Konsolidasi Indonesia Kerja Daerah Spesial Yogyakarta (TKD KIK) DIY sangat percaya Capres-cawapres nomer urut 01 Joko Widodo -Ma’ruf Amin menang di DIY. TKD membidik nada buat Joko Widodo serta Ma’ruf Amin di DIY sebesar 70 %. ” Obyek Kita buat DIY 70 %, ” kata Ketua Team Kampanye Daerah Konsolidasi Indonesia Kerja Daerah Spesial Yogyakarta (TKD KIK DIY) , Bambang Praswanto, kala dihubungi Kompas. com, Rabu (10/04/2019) Hasil dari survey internal sekarang tempat pribadi di DIY udah ada di 62 %. Jumlahnya ini menurut survey bulan Maret 2019 waktu lalu. TKD DIY membidik nada Joko Widodo-Ma’ruf Amin buat Kabupaten Kulonprogo 75 %, Kabupaten Sleman 65 %, Kota Yogyakarta lebih dari 70 %, Kabupaten Bantul 70, serta Kabupaten Gunungkidul 65 %. Simak juga : Jokowi : Saya Dididik serta Ditempa di Yogyakarta Hasil dari survey Kota Yogyakarta udah mendekati 69 %, disusul Kabupaten Bantul di atas 60 %. Tiga kabupaten yang lain yaitu Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman serta Kabupaten Gunungkidul diangka seputar 59 %. ” Kita di DIY ada 27 daerah penentuan , tempo hari kita penelitian ada 12 dapil yg masihlah di bawah obyek, nah ini yg kita naikkan. Jadi 12 dapil itu ada di kabupaten/kota ada titik-titik itu (di bawah obyek) , ” tuturnya. Bambang Praswanto mengemukakan TKD Joko Widodo-Ma’ruf Amin DIY pula konsentrasi pada swing voters. Hasil dari survey bulan Maret 2019 swing voters lebih kurang pada 15 % hingga sampai 17 %. ” Swing voters atau yg masihlah abu-abu ini di Yogya itu rinci, golongan milenial serta wanita, ” tukasnya. Dia lihat memang swing voters di DIY tahu mengenai visi-misi dari semasing capres serta wapres. Akan tetapi mereka akan tentukan pilihanya di hari H pencoblosan.

Pada waktu-waktu kampanye, terpenting akhir sambungnya team TKD DIY konsentrasi pada swing voter. Beragam kesibukan dijalankan buat mendapatkan hati swing voters wanita, di mulai dari turun ke pasar-pasar tradisionil, kampung-kampung sampai mengelar beragam kesibukan sosial sambil tawarkan visi-misi Joko Widodo-Ma’ruf Amin. ” Pergerakan Ibu-ibu serta kelompok-kelompok yg ke pasar, berbelanja serta tawarkan visi-misi hingga sampai sekarang masihlah dikerjakan, bukan hanya kesibukan sosial namun dikemas dengan seni budaya, ” tegasnya. Bambang memaparkan Yogyakarta adalah kota pelajar, hingga banyak generasi muda dari beragam daerah yg hadir buat meniti pengetahuan. Karena itu, TKD Joko Widodo-Ma’ruf Amin DIY pula mengupayakan buat mendapatkan hati golongan milenial. Pihaknya masuk ke asrama-asrama mahasiswa dari beragam lokasi Indonesia yg berada di Yogyakarta serta bikin beragam kesibukan sosial serta diskusi. Antara lainnya dengan menopang mahasiswa di asrama yg daerahnya terserang musibah alam.

Terkecuali itu TKD pula memfasilitasi beberapa mahasiswa di luar daerah buat mendaftarkan ke KPU supaya dapat gunakan hak pilihnya. ” Tidak hanya mahasiswa, kita pula dekat dengan dosen-dosennya. Dosen-dosen dari perguruan tinggi swasta ataupun negeri itu masuk di Instansi Akademisi Reformasi Indonesia, buat bagaimana program serta nawacita Pak Jokowi dapat dialihkan dengan baik, ” tegasnya. Bambang Praswanto sangat percaya Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan mendapatkan kemanangan di DIY. Kepercayaan ini sebab ada sejumlah elemen yaitu kedekatan lewat cara peristiwa serta emosional pada warga Yogyakarta dengan Joko Widodo. ” Orang Yogya itu sangat tahu siapa Pak Jokowi. Pak Jokowi mempunyai kedekatan emosional serta kesejarahan dengan orang Yogya, Ikatan emosional sebab sempat kuliah di Yogya, Pak Jokowi pula seringkali ke Yogya, ” urainya.

” Warga memandang (banner itu) dari kita, sebab di banner itu ada gambarnya pak Jokowi, tetapi dalamnya diplesetkan. Kita tak ingin tahu yg masang siapa, kita copot, ” pungkasnya Disamping itu Wakil Sekretaris Team Kampanye Daerah Konsolidasi Indonesia Kerja Daerah Spesial Yogyakarta (TKD KIK) DIY, Eko Suwanto memberikan timnya yakin Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan menang di Lima Lima Kabupaten/Kota. ” Tidak hanya usaha giat partai, kita pula mengalang kebolehan warga ada guru non PNS pastinya, petani, nelayan, wiraswasta dan seterusnya, ” kata Eko Suwanto Menurut dia kepercayaan akan menang di seluruh kabupaten/kota di DIY, sebab partai-partai yg memberi dukungan Joko Widodo-Ma’ruf Amin punyai prinsip kuat dalam menjaga serta mengontrol keunggulan DIY. Menjaga serta mengontrol keunggulan adalah amanat dari warga Yogyakarta.

About admin