Manfaat Olahraga Ketika Hamil

Penelitian yang baru kami temukan mengungkapkan bahwa, anak yang gerak lebih aktif dapat dipengaruhi mulai dari kandungan. Penelitian yang bermula dilakukan pada tikus betina yang dibagi pada dua kelompok.

Kelompok pertama merupakan tikus betina hamil yang dibiarkan berlari saat roda berputar yang disediakan pada kandang. Mereka rata-rata mampu berlari hingga 10 km tiap malamnya. Akan tetapi, sampai kehamilan mulai dekat – dekat waktu lahir, Cuma kira – kira 3 km. Tak hanya itu, kelompok tikus kedua tak dikasih mainan roda berputar.

Dari perolehan itu, peneletian membuktikan bahwa, tikus betina secara aktif melahirkan bayi 50 persen lebih aktif ketimbang yang tak pernah melakukan aktivitas olahraga. Salah satu peneliti mengatakan, kegiatan fisik saat masa kehamilan diperkirakan dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak sang jabang bayi.

 Meskipun banyak orang menilai bahwa kecenderungan individu untuk menjadi aktif dengan fisik ditentukan oleh gen atau keturunan, hasil kami jelas membuktikan bahwa lingkungan bisa memainkan peranan yang sangat penting hingga perkembangan janin,” ujar Robert. Dengan demikian, anak-anak mampu bergerak lebih aktif selama hidupnya. Apabila kebiasaan gerakan yang lebih aktif telah terbentuk mulai kecil, maka bisa membantu tubuh mereka tak berlebihan lemak ketika tumbuh dewasa nantinya.