Home / indonesia / Kenaikan Tunjangan DPR Ditolak Oleh Partai NasDem

Kenaikan Tunjangan DPR Ditolak Oleh Partai NasDem

Kabar terkini dari kancah perlemen, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta soal tunjangan mereka untuk dinaikkan. Seperti yang diketahui, saat ini kondisi pertumbuhan ekonomi negara Indonesia sedang melambat dan lesu, terlebih nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga sedang melemah yang menyentuh angka Rp 14.400. Para DPR meminta tunjangan mereka dinaikkan, sedangkan kinerja mereka di pemerintahan malah terbilang buruk.

Hal ini tentu mengundang banyak kecaman dari banyak kalangan. Salah satunya adalah Partai NasDem yang menolak kenaikan tunjangan DPR tersebut. Gejola penolakan atas kenaikan tunjangan DPR saat ini memang kian menguat. Kubu NasDem pun optimis kalau semua fraksi menampik terkait hal tersebut.

“Nyaris segala fraksi tak setuju hal itu. Termasuk Nasdem menolak dengan keras, saatnya sangat tidak tepat,” ujar Johnny G Plate, selaku Wakil Ketua F-NasDem, di Gedung DPR, hari Jumat pekan lalu. Johnny merasa kalau sekarang ini tekanan mengenai perekonomian negara begitu besar. Dia berharap skala prioritas ditinjau lagi.

“Itu harus ditinjau lagi mana yang jadi prioritas utama seperti yang disyaratkan UUD, konsumi pendidikan minimal 20 persen, bagian kesehatan minimal 5 persen,” kata dewan Komisi XI ini. Tak cuma itu, prioritas anggaran tahun 2016 juga soal penambahan transfer dana ke daerah. Plate juga merasa kalau dana tunjangan seharusnya dipindah alihkan untuk bansos.

About admin