Home / internasional / Tewasnya Pria Inggris Digigit Ular Laut di Northern Territory

Tewasnya Pria Inggris Digigit Ular Laut di Northern Territory

Tewasnya Pria Inggris Digigit Ular Laut di Northern Territory – Seseorang pria asal Inggris wafat sesudah digigit oleh ulat laut disaat bekerja dalam suatu kapal ikan di perairan Northern Territory (Australia) .

Wafat digigit ular
Pria itu digigit ular disaat bekerja di kapal nelayan di terlepas pantai Groote Eylandt
NT WorkSafe tengah menyelidik insiden
Kedutaan Besar Inggris telah diberitahu perihal kematian pria tersebut
Polisi Northern Territory menyampaikan pria berumur 23 tahun itu digigit ular disaat menarik jala kira-kira jam 12 siang hari Kamis (4/10/2018) , kira-kira 70 mil laut sisi selatan Groote Eylandt.

Dokter terbang (The Royal Flying Doctor) serta kapal lainnya yang ada di lokasi mendatangi area peristiwa, tetapi pria itu tidak sukses diselamatkan.

Craig Garraway dari Dinas Ambulans St John menyampaikan sedikit yang dapat dijalankan petugas pertolongan buat selamatkan pria itu.

” Satu kapal ikan di lokasi Groote Eylandt memberikan laporan jika salah seseorang awak prianya digigit ular laut. ” kata Garraway.

” Klinik kesehatan Groote Island serta polisi menanggapi atas permohonan pertolongan, tetapi sayangnya pria itu wafat hari Kamis sore. “

Pria itu dinyatakan wafat sesudah kapal ikan merapat di kota Borroloola di Gulf of Carpentaria.

Dubes Inggris buat Australia telah diberitahu perihal peristiwa mengiris hati itu.

Ini tidaklah masalah pertama wafatnya penduduk muda Inggris diatas kapal ikan Australia di lokasi sisi utara Australia.

Ryan Donoghue yang berumur 20 tahun wafat sebab sengatan listrik diatas kapal penangkap udang di Gulf of Carpentaria bulan November 2013.

Selain itu, sekian bulan lantas, jari tangan seseorang nelayan Darwin Peter Davis nyaris saja diamputasi sesudah digigit oleh ular laut yang nyankut di kailnya.

Menurut Dr Michael Guinea dari Charles Darwin University, ular laut sama ‘berbahayanya atau juga lebih berbahaya’ dibanding ular harimau atau ular coklat, yang memang mematikan.

Menurut Guinea, ular laut ini rata-rata agresif jika ada dibawah permukaan laut, tetapi kalaupun nelayan menyaksikannya nyangkut di kail, teknik terbaik merupakan memotong kail itu hingga ular itu kembali masuk ke laut

About admin