Home / berita umum / Tak Ingin Dicap Ingkar Janji, Anies Enggan Masuk Bursa Pilpres

Tak Ingin Dicap Ingkar Janji, Anies Enggan Masuk Bursa Pilpres

Tak Ingin Dicap Ingkar Janji, Anies Enggan Masuk Bursa Pilpres – Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah sempat masuk bursa Pemilihan presiden 2018, baik menjadi akan capres ataupun akan cawapres, dari tim Partai Gerindra serta koalisinya. Akan tetapi sampai waktu deklarasi datang, tidak ada nama Anies.

Anies mengutarakan keengganannya masuk bursa Pemilihan presiden, yakni karena tidak ingin dicap ingkar janji oleh masyarakat DKI Jakarta.

” Ya, saya telah berikan, Pak Amien (Amien Rais) saat itu kan hadir ke Balai Kota, dia mengemukakan berjumpa dengan saya. Bukan sekali 2x, berulang-kali. Selalu, saya berikan pada beliau juga, saya ingin dapat menunaikan janji serta janji saya itu bekerja di Jakarta sampai selesai, ” kata Anies.

Hal tersebut dia berikan sesudah menghadiri acara HUT ke-20 Partai Amanat Nasional di kantor DPP PAN, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/8/2018).

Anies menjelaskan tidak ingin rakyat hilang keyakinan pada janji politik. Menurut Anies, telah kebanyakan yang memberi janji politik tetapi tidak ditetapi.

” Saya tidak mau rakyat di Indonesia kehilangan keyakinan pada janji politik. Telah terus-terusan janji politik itu tidak dikerjakan. Saya tidak mau masuk daftar beberapa orang yang tidak menunaikan janji politik. Menjadi janji saya pada rakyat Jakarta ialah bekerja yang selesai serta ingin saya tunaikan, ” tutur Anies.

Anies menjelaskan argumen itu di terima beberapa pihak yang sebelumnya mendorongnya masuk bursa Pemilihan presiden 2019. ” Serta alhamdulillah mereka semua terima, menghargai, menghormati itu, ” tambah Anies.

Anies lantas memberikan, bila dianya tidak menepati janji, dia cemas rakyat akan tidak yakin pada kepala daerah setelah itu.

” Saya takut pemilihan kepala daerah depan, beberapa tahun ke depan, jika ada yang maju, orang tidak berani lagi menitipkan keyakinan. Karena nyatanya, jika (ia) telah menjadi gubernur, lantas (rakyat) dibiarkan, ” tandas Anies.

Awal mulanya, Amien Rais bercerita ‘rahasia dapur’ pemilihan calon wakil presiden untuk Prabowo. Amien sebetulnya menggerakkan Anies Baswedan mengikuti Prabowo. Akan tetapi Anies pilih berkonsentrasi bekerja menjadi Gubernur DKI Jakarta. Karena itu semua dapat mengerti pilihan Anies. Lagi juga Sandiaga Uno juga berkualitas.

” Pak wagubnya juga ‘nendang’ ini, sama juga, ” tutur Amien.

About admin