Home / berita umum / Polisi Mengambil Tanda Untuk Bukti Berbentuk Senjata Tajam Serta Minuman Keras

Polisi Mengambil Tanda Untuk Bukti Berbentuk Senjata Tajam Serta Minuman Keras

Polisi Mengambil Tanda Untuk Bukti Berbentuk Senjata Tajam Serta Minuman Keras – Polres Sukabumi Kota menabuh genderang perang pada geng motor. Kecuali mengadakan patroli, polisi menjalankan perburuan aktor sampai mengobrak-abrik markas komplotan geng motor penyebar teror di Sukabumi.

Baru saja ini atau pada Minggu (24/2) pagi hari, polisi mengepung markas geng motor di Kampung Citengkor RT 18/05, Desa/Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Lima pemuda mabuk tdk berdaya waktu petugas menggerebek markas berbentuk indekos itu. Diluar itu, polisi mengambil tanda untuk bukti berbentuk senjata tajam serta minuman keras.

Lima orang itu semasing HH Alias A (21) , RK (20) serta IM (20) ketiganya anggota XTC. Terus YSR (22) , karyawan swasta, anggota GBR, serta F (22) , sekuriti. ” Berdasar pada info, mereka berencana kerjakan tindakan teror di jalanan kota. Targetnya orang serta geng motor lawan. Tindakan ini bermotif buat mempopulerkan nama geng mereka supaya ditakuti geng lawan, ” papar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo, Kamis (7/3/2019)

Kehadiran komplotan geng motor itu tersingkap polisi sesudah terima pengaduan orang yg risau dengan gerak-gerik kawanan peneror itu. Team paduan dari Reskrim, Sabhara serta Polsek Cisaat berjalan serta mengamankan beberapa aktor.

” Dalam satu pekan tempo hari kita amankan belasan anggota geng motor, lima salah satunya kita gerebek langsung dari kontrakan yg dikira jadikan markas gerakan beberapa aktor, ” kata Susatyo didampingi Kasatreskrim AKP Rijaldi Satria,

Menurut Susatyo, tindakan kekerasan golongan geng motor bikin pihaknya bereaksi cepat. Petugas mengintai serta mengadakan perburuan buat menumpas mereka. Biarpun patroli malam kerapkali digelindingkan Polres Sukabumi dengan berkala, geng motor pembuat onar itu kerapkali berlangsung.

” Kita all out, patroli kita melakukan dimulai dari larut malam hingga sampai pagi. Mereka (geng motor) kucing-kucingan dengan petugas. Pada akhirnya lantaran kabar, kontrakan-kontrakan yg jadikan tempat persembunyian mereka yg kita sasar, ” kata Susatyo.

Ia menginginkan kerja sama seluruhnya susunan orang supaya berani memberitahukan saat lihat kegiatan muda-mudi menyangsikan di lingkungannya. Ikut serta orang mengawasi Kamtibmas dibutuhkan supaya aksi-aksi kejahatan jalanan dapat terdeteksi lebih awal.

” Dengan berkala kita melakukan patroli serta komunikasi dengan masyarakat. Janganlah kuatir buat bikin laporan. Kalaupun anggota tdk memberi respon, laporkan langsung ke saya. Kita tegas kok buat menghajar habis gerombolan motor yg bikin onar, ” kata Susatyo.

About admin