Home / Uncategorized / Majelis Hakim Pengadilan Memvonis Terdakwa Hukuman Seumur Hidup

Majelis Hakim Pengadilan Memvonis Terdakwa Hukuman Seumur Hidup

Majelis Hakim Pengadilan Memvonis Terdakwa Hukuman Seumur Hidup – Suyanto dengan sebutan lain Kempul bin Jumeno (24) mahasiswa Kampus PGRI Palembang, terdakwa masalah pembunuhan kepada calon istrinya, Sonya (19) mahasiswi Kampus Bina Pengabdian Palembang, divonis hukuman mati Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (25/10/2017) .

Putusan Majelis Hakim yg diketuai Kamaludin ini lebih tinggi seandainya dibanding dengan tuntutan seumur hidup Jaksa Penuntut Umum (JPU) Purnama Sofyan dalam persidangan diawalnya. JPU Purnama menjerat terdakwa dengan Pasal 340 KUHP terkait pembunuhan merencanakan.

” Perbuatan terdakwa lebih kejam dari mutilasi ditambah kembali korban sebagai calon istri atau tunanganya sendiri. Dari realita serta saksi-saksi yg didatangkan dipersidangan perbuatan terdakwa bisa di buktikan dengan sah serta memberikan keyakinan melaksanakan tindak pidana pembunuhan merencanakan serta tidak mematuhi Pasal 340 KUHP. Menjatuhkan pidana mati kepada terdakwa Suyanto dengan sebutan lain Kimpul, ” tegas Kamaludin selagi pembacakan putusan.

Selesai dengerin putusan dari majelis hakim, penasehat hukum terdakwa Gress Selly segera menjelaskan, dapat memakai periode saat sepanjang tujuh hari buat fikir pikir memastikan sikap.

Didapati seperti dalam surat dakwaan, perbuatan terdakwa dijalankan pada 24 April 2017 kemarin berlokasi di lokasi Kota Palembang.

Disangka kuat dilatar belakangi emosi dikarenakan ajakan Suyanto buat menikah tidak diterima keluarga korban. Sonya tewas, sehabis Suyanto berapakali menusuknya di sisi badan depan sebelum saat kabur serta selanjutnya dibekuk pihak Kepolisian Bidang Sukarami serta diajukan kemuka sidang.

Didapati tersangka Suryanto dengan sebutan lain Kempol yg mengakui jadi mahasiswa di kampus swasta di Kota Palembang semester sepuluh jurusan tehnik elektro ini merajut pertalian asmara dengan korban telah cukup lama.

Tdk dikira, apa yg ada di benak tersangka sampai tega menghabisi pacarnya sendiri dengan luka tusukan di sekujur badan di sisi dada bawah kiri jumlah dua liang serta satu di perut samping kiri juga robek di lengan tangan samping kiri. Hal semacam tersebut di ketahui sehabis dijalankan visum oleh dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel, Dr Indra Nasution.

About